UPAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENJAGA KEDAULATAN WILAYAH MARITIM DI LAUT NATUNA UTARA (Novi Marsello)

Submitted by: Marsello, Novi
On: Jul 19, 2024 @ 9:01 AM
IP: 36.85.35.3

  • Judul artikel eJournal: UPAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENJAGA KEDAULATAN WILAYAH MARITIM DI LAUT NATUNA UTARA
  • Pengarang (nama mhs): Novi Marsello
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dilakukan dalam rangka untuk mendeskripsikan upaya pemerintah Indonesia pada masa pemerintahan presiden Joko Widodo dalam menjaga kedaulatan wilayah maritim di Laut Natuna Utara. Karena letak negara Indonesia yang sangat strategis mengakibatkan di perlukannya kekuatan maritim untuk menjaga wilayah lautnya, terutama di wilayah Laut Natuna Utara yang merupakan pintu gerbang masuk negara lain. Tulisan ini menyoroti tentang upaya pemerintah untuk mempertahankan kedaulatan serta menjaga wilayah maritimnya dari berbagai ancaman yang datang dari luar maupun dalam negara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang berupa penelitian deskriptif, dengan fokus penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data. Artikel ini menggunakan konsep keamanan maritim, untuk menjelaskan langkah-langkah upaya pemereintah dalam menjaga kedaulatan di wilayah maritim. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerintah membuat regulasi atas dasar terjadinya suatu ancaman-ancaman. Sehingga pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan dari regulasi tersebut.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Laut Natuna Utara, Upaya Pemerintah, Moratorium, Wilayah Maritim, Poros Maritim
  • NIM: 1702045084
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Rendy Wirawan, M.IR
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Novi Marsello Volume 12 No. 2 Tahun 2024 (07-19-24-09-01-10).pdf (0 B)

ALASAN PEMBATASAN EKSPOR NIKEL INDONESIA KE TIONGKOK (Mardianus Yanto)

Submitted by: Yanto, Mardianus
On: Jul 18, 2024 @ 3:09 AM
IP: 103.141.47.122

  • Judul artikel eJournal: ALASAN PEMBATASAN EKSPOR NIKEL INDONESIA KE TIONGKOK
  • Pengarang (nama mhs): Mardianus Yanto
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): This research aims to find out the reasons why Indonesia stopped exporting nickel to China. This research was designed to explain what factors were the reasons why Indonesia implemented a policy of stopping nickel ore exports to China. This research is explanatory qualitative writing using library research data collection techniques, namely collecting the necessary data and information through books, journals, articles and the internet. The type of data used is secondary data with qualitative data analysis techniques that construct and analyze data to obtain research results.The results of this research are that the reasons for the policy to stop Indonesian nickel exports to China are in the form of protection and bargaining in order to secure nickel ore raw materials and encourage the productivity of state-owned companies in order to improve Indonesia’s relative position in the global market, which so far has not been running optimally. As well as maximizing nickel processing and attracting investment to support Indonesia as a production center for batteries and electric vehicles so that Indonesian nickel has added value
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Export Policy, Nickel, China, Indonesia
  • NIM: 1902046086
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Enny Fathurachmi, S.IP, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Mardianus Yanto (07-18-24-03-09-47).pdf (515 kB)

Respon Pemerintah Indonesia Terhadap AR6 Synthesis Report 2023 Oleh Intergovernmental Panel On Climate Change (Tegar Setia Farda)

Submitted by: Farda, Tegar Setia
On: Jul 10, 2024 @ 7:59 AM
IP: 36.85.34.101

  • Judul artikel eJournal: Respon Pemerintah Indonesia Terhadap AR6 Synthesis Report 2023 Oleh Intergovernmental Panel On Climate Change
  • Pengarang (nama mhs): Tegar Setia Farda
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): This Research Examines the Indonesian Government’s response to the IPCC AR6 Synthesis Report which will be released in 2023. This Report is the final stage that summarize the IPCC AR6 cycle as a whole and provides information about global climate condition that requires extreme control. This Research uses qualitative methods with descriptive research, and utilize secondary data obtained through library research.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): IPCC, Climate Change, Government Response, Environmental Politics
  • NIM: 1702045042
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Tendy S,Sos M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal_Tegar Setia Farda (07-10-24-07-59-54).pdf (244 kB)

Peran World Food Programme (WFP) Dalam Menangani Krisis Pangan Di Zimbabwe Tahun 2019-2021 (Irani)

Submitted by: irani, irani
On: Jul 9, 2024 @ 3:16 AM
IP: 36.82.210.234

  • Judul artikel eJournal: Peran World Food Programme (WFP) Dalam Menangani Krisis Pangan Di Zimbabwe Tahun 2019-2021
  • Pengarang (nama mhs): Irani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): The crisis in Zimbabwe caused a number of factors such as climate change, land policy, political conflict, and was exacerbated by natural disasters in 2019, namely the cyclone Idai food storm and the COVID-19 reform pandemic in 2020. These factors caused the collapse of Zimbabwe’s agriculture and its decline. agricultural production resulting in a food crisis. This research uses Cliver Archer’s international organization theory and the concept of food crisis. The research method used is a qualitative method with data collection techniques in the form of literature review research. The results of the research explain that the role of WFP in Zimbabwe in dealing with the food crisis consists of three roles as arena instruments, actors. The programs carried out by the WFP to deal with the food crisis in Zimbabwe are divided into three roles of international organizations, namely instruments, arenas, actors. As an instrument, WFP carries out the Lean Season Assistance (LSA), Food-Assistance for-Assets (FFA), Renewed Efforts Against Child Hunger and Undernutrition (REACH) programs. Acting as an arena for WFP expands programs from FFA and LSA, while the role as an actor is in the form of a Cash Based Transfer (CBT) program. The program carried out by WFP is in accordance with Zimbabwe’s Country Strategic Plan (CSP) 2017-2021. The presence of WFP with the implementation of its programs really helps the people of Zimbabwe to overcome the food crisis and hunger.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Food Crisis, Zimbabwe, International Organizations, WFP
  • NIM: 2002046089
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Chairul Aftah, S.IP., MIA
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal_Irani_2024_HI. (07-09-24-03-16-04).pdf (250 kB)

Diplomasi Kebudayaan Indonesia dalam Proses Penetapan Gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO (Mutia Kharisma Devi)

Submitted by: ,
On: Jul 8, 2024 @ 12:09 PM
IP: 125.160.115.124

  • Judul artikel eJournal: Diplomasi Kebudayaan Indonesia dalam Proses Penetapan Gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO
  • Pengarang (nama mhs): Mutia Kharisma Devi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Skripsi ini meneliti tentang diplomasi kebudayaan Indonesia dalam proses penetapan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO. Tujuan dari penelitian ini ialah menjelaskan secara deskriptif upaya diplomasi kebudayaan Indonesia dalam proses penetapan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan sumber data sekunder. Data sekunder diperoleh dari UU No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, berkas nominasi gamelan, berkas keputusan Komite WBTB UNESCO dengan nomor 16.COM 8.B.16, serta buku, jurnal, dan artikel daring yang berkaitan dengan topik penelitian. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, penulis menggunakan landasan konsep warisan budaya tak benda dan diplomasi kebudayaan, tepatnya instrumen diplomasi kebudayaan sesuai dengan yang dijabarkan oleh Mark Lenczowski, yaitu kesenian, eksibisi, pertukaran, program pendidikan, literatur, pengajaran bahasa, penyiaran, pemberian hadiah, mendengarkan dan menunjukkan rasa hormat, promosi ide, promosi kebijakan sosial, sejarah, dan diplomasi keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam keberhasilan proses penetapan gamelan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, Indonesia menggunakan instrumen eksibisi dan penyiaran.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Diplomasi kebudayaan, Indonesia, gamelan, warisan budaya tak benda, UNESCO
  • NIM: 1702045037
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Tendy, S.Sos., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): ejournal mutia kharisma 2017 (07-08-24-12-09-26).pdf (231 kB)

Peran Liga Arab Dalam Pemulihan Suriah Pasca Perang Sipil 200-2023 (Gusti Dhika Ananda)

Submitted by: ,
On: Jul 4, 2024 @ 8:11 AM
IP: 125.160.113.32

  • Judul artikel eJournal: Peran Liga Arab Dalam Pemulihan Suriah Pasca Perang Sipil 200-2023
  • Pengarang (nama mhs): Gusti Dhika Ananda
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Bertujuan untuk menjelaskan peran organisasi internasional League of Arab State (LAS) dalam memulihkan Suriah pasca perang saudara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan sumber sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, sumber buku, internet, berita, artikel dan jurnal yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Pada awalnya perang saudara di Suriah disebabkan oleh penangkapan mahasiswa di kota Dara oleh pemerintah Suriah. Para mahasiswa ditangkap karena melakukan vandalisme di tembok kota dengan kalimat “rakyat ingin rezim turun”. Penangkapan mahasiswa tersebut kemudian membuat masyarakat marah dan menggelar protes besar-besaran. Pemerintah Suriah menanggapi protes tersebut dengan kekerasan, seperti menangkap pengunjuk rasa, menembak pengunjuk rasa, menculik warga sipil, dan melakukan pemukulan, bahkan menggunakan senjata. Demonstrasi masyarakat dan respon pemerintah menyebabkan terjadinya perang saudara. Perang saudara kemudian menimbulkan banyak kerugian, seperti menurunnya perekonomian Suriah dan banyaknya pengungsi yang sulit dibendung. Dalam hal ini, LAS telah melakukan berbagai upaya untuk menangani perang saudara di Suriah yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Upaya yang dilakukan LAS antara lain membuat forum pertemuan, mengerahkan tim pemantau, memberikan sanksi berupa embargo, melarang transaksi dengan bank sentral Suriah, bahkan menangguhkan Suriah dari keanggotaan LAS. Namun meski sudah dikeluarkan, perang saudara di Suriah masih terus berlanjut. Setelahnya, LAS juga menjalin kerja sama dengan PBB dengan menunjuk Kofi Annan sebagai Sekretaris Jenderal PBB sebagai perwakilan khusus dengan tujuan menghentikan segala bentuk kekerasan dan membuat resolusi perdamaian. Setelah 11 tahun, LAS mengembalikan keanggotaan Suriah, hingga negara-negara anggota LAS sepakat membantu Suriah mengatasi dampak perang saudara.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): League of Arab State, LAS, Suriah, Perang Sipil, Peran, Pemulihan, Sanksi
  • NIM: 1702045076
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Tendy, S.Sos., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Gusti Dhika (07-04-24-08-11-30).pdf (268 kB)

Kendala MotoGP Mandalika Dalam Menarik Minat Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tahun 2022 (Nadila Mega Burdiani)

Submitted by: ,
On: Jul 3, 2024 @ 6:24 AM
IP: 10.10.1.180

  • Judul artikel eJournal: Kendala MotoGP Mandalika Dalam Menarik Minat Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tahun 2022
  • Pengarang (nama mhs): Nadila Mega Burdiani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya alam baik di wilayah darat hingga perairan, keragaman tersebut menciptakan nilai daya tarik yang harus memiliki komponen-komponen pariwisata seperti atraksi, aksebilitas, fasilitas, dan jasa pendukung atas adanya potensi wisata yang dikembangkan. Seiring dengan berkembangnya zaman, pemerintah Indonesia memberikan inovasi wisata terbaru yaitu sport tourism yang merupakan perjalanan wisata sembari berpartisipasi dalam kegiatan keolahragaan. Sport tourism juga merupakan upaya mempromosikan dan memperkenalkan wisata yang ada pada wilayah kejuaraan olahraga seperti MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pemerintah Indonesia berambisi dari diselenggarakannya MotoGP Mandalika akan memberikan benefit pada negara yaitu meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sehingga akan membantu memulihkan ekonomi Indonesia paska terpuruk akibat COVID-19, dalam sisi lain pemerintah Indonesia berharap jika dengan adanya MotoGP Mandalika maka akan memberikan dampak pada citra negara sebagai peningkatan reputasi positif, namun dari harapan dan ambisi pemerintah Indonesia ketika diadakannya kejuaraan MotoGP Mandalika masih dihadapkan oleh fakta jika masih banyak sekali kendala- kendala yang terjadi saat MotoGP Mandalika berlangsung.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): MotoGP Mandalika, kendala, wisatawan mancanegara, Indonesia
  • NIM: 1902046021
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Andi Purnawarman, S.Sos., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL-1902046021-NADILA-MEGA-BURDIANI (07-03-24-06-24-03).pdf (184 kB)

IMPLEMENTASI COUNTRY PROGRAMMING FRAMEWORK DI INDONESIA TAHUN 2016-2020 (Sultan Haekal Pahsya Rachman Hafid)

Submitted by: Rachman Hafid, Sultan Haekal Pahsya
On: Jul 3, 2024 @ 6:19 AM
IP: 114.10.139.117

  • Judul artikel eJournal: IMPLEMENTASI COUNTRY PROGRAMMING FRAMEWORK DI INDONESIA TAHUN 2016-2020
  • Pengarang (nama mhs): Sultan Haekal Pahsya Rachman Hafid
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): The problem of food security is a problem that occurs globally. According to FAO, food security is a condition where an individual or household has physical or economic access to food for all household members and is not at risk of losing both. Indonesia is categorized as a country prone to food insecurity because of Indonesia’s demographics, such as population growth, which continues to increase, but food availability, both in terms of production and distribution, has not been met in several regions in Indonesia. Food insecurity is a condition of the inability to obtain sufficient and suitable food for a healthy life and good activities. Based on World Food Program data, Indonesia is ranked 72nd out of 109 food insecure countries. This then prompted Indonesia to specifically set a national target to end hunger and guarantee access to food and nutrition for the entire community. In this national target, one of Indonesia’s steps is cooperation with FAO. Confirmation of this collaboration was marked through the Country Programming Framework (CPF) for the 2016-2020 period. This collaboration is a collaboration with the Indonesian Government. Implementation will be led by the National Development Planning Agency (Bappenas) through close consultation and approval with the Ministry of Agriculture and other national institutions. There are 4 priority areas determined by the CPF in coordination with Bappenas in Indonesia, namely: 1. Increasing the resilience of livelihoods to the impacts of climate change, natural disasters and the threat of pandemics 2. Intensifying sustainable food crop production and improving management of forests and fisheries resources 3. Alleviating poverty in rural areas through food systems and developing more inclusive value chains 4. Improving environmental policies and strengthening partnerships in the fields of agriculture, fisheries and forestry for food and nutrition security. Through this priority area, FAO will support the Indonesian government in realizing this through its programs.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): CPF, Indonesia, Food Security
  • NIM: 1702045033
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sonny Sudiar, S.IP., MA
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal_Sultan Haekal (07-03-24-06-19-35).pdf (454 kB)

PEMBERIAN AKSES KEPADA IMIGRAN ILEGAL TIMUR TENGAH KE UNI EROPA OLEH BELARUS (Nadhilah Bahirah Rahayu Pahlepi)

Submitted by: bahirah, nadhilah
On: Jul 1, 2024 @ 7:56 AM
IP: 36.85.33.52

  • Judul artikel eJournal: PEMBERIAN AKSES KEPADA IMIGRAN ILEGAL TIMUR TENGAH KE UNI EROPA OLEH BELARUS
  • Pengarang (nama mhs): Nadhilah Bahirah Rahayu Pahlepi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk menganalisis pemberian akses yang dilakukan Belarus kepada imigran ilegal Timur Tengah untuk masuk ke Uni Eropa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dan data diperoleh melalui buku, jurnal dan internet. Melalui Teori Decision Making diketahui bahwa ada dua faktor yang mempengaruhi Belarus dalam memberikan akses imigran Timur Tengah ke Uni Eropa, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Ada dua faktor internal yang mempengaruhi tindakan Belarus, yaitu faktor ekonomi dan faktor sosial di Belarus. Sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh sanksi ekonomi yang dijatuhkan Uni Eropa terhadap Belarus.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Belarus, Uni Eropa, Imigran ilegal
  • NIM: 1902046076
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Rendy Wirawan M.IR
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL_NADHILAH BAHIRAH R.P (1902046076) (07-01-24-07-56-00).pdf (745 kB)

HAMBATAN PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH PERBATASAN KEPULAUAN KURIL (Muh. Irfan Akbar)

Submitted by: Akbar, Muhammad Irfan
On: Jun 28, 2024 @ 8:29 AM
IP: 114.10.139.135

  • Judul artikel eJournal: HAMBATAN PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH PERBATASAN KEPULAUAN KURIL
  • Pengarang (nama mhs): Muh. Irfan Akbar
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): The Research aims to identify the obstacles in resolving the territorial dispute over the Southern Kuril Islands. The author designed the research using qualitative data from both primary and secondary sources, analyzed through descriptive research methods to effectively address the research questions. The findings indicate that the impediments in this territorial conflict include the issue not being brought to arbitration and the involvement of foreign parties. Additional factors were identified upon further examination from the countries’ perspectives and their populations: differences in the basis of claims, national interests such as the contest for natural resources, and a sense of ownership by the respective communities in both countries. These factors contribute to the unresolved territorial dispute between Japan and Russia over the Southern Kurils.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Territorial Dispute, Conflict Resolution, Kuril
  • NIM: 1702045005
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sonny Sudiar, S.IP., MA
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal_Irfan (06-28-24-08-29-23).pdf (480 kB)