Kebijakan Amerika Serikat Terhadap Imigran Dari Meksiko Pada Masa Pemerintahan Presiden Biden (Shallom Elzeta Putri)

Submitted by: Putri, Shallom Elzeta
On: Aug 7, 2025 @ 4:44 AM
IP: 172.17.4.119

  • Judul artikel eJournal: Kebijakan Amerika Serikat Terhadap Imigran Dari Meksiko Pada Masa Pemerintahan Presiden Biden
  • Pengarang (nama mhs): Shallom Elzeta Putri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Amerika Serikat merupakan salah satu negara dengan arus migrasi terbesar di dunia, dan Meksiko menjadi salah satu negara asal utama para imigran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Amerika Serikat merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan imigrasinya terhadap imigran dari Meksiko pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data yang diperoleh melalui studi pustaka dan analisis dokumen resmi. Landasan konseptual dalam penelitian ini didasarkan pada teori migrasi serta prinsip perlindungan migran yang ditetapkan oleh IOM dan IFRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan imigrasi Biden menekankan nilai-nilai kemanusiaan, hak asasi manusia, dan pendekatan multilateral. Beberapa kebijakan utama seperti pencabutan program “Remain in Mexico,” pembentukan gugus tugas reunifikasi keluarga, dan perluasan jalur masuk legal melalui aplikasi CBP One menandakan adanya pergeseran dari kebijakan keras era Trump menuju model yang lebih inklusif. Kebijakan Biden juga konsisten dengan prinsip-prinsip perlindungan migran yang digariskan oleh IOM dan IFRC, termasuk pengakuan atas hak-hak migran, perlindungan sepanjang jalur migrasi, serta fokus pada kebutuhan dan kerentanan mereka.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Imigran, Kebijakan Imigrasi, Joe Biden, Prinsip-Prinsip IFRC
  • NIM: 2102046015
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Yuniarti, S.IP, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): EJOURNAL SHALLOM (08-07-25-04-44-09).pdf (195 kB)

Penolakan Pemain Diaspora Dalam Tim Nasional Sepak Bola Prancis Oleh Partai National Rally (Muhammad Rifki Al Faris)

Submitted by: Al Faris, Muhammad Rifki
On: Aug 7, 2025 @ 4:42 AM
IP: 172.17.1.208

  • Judul artikel eJournal: Penolakan Pemain Diaspora Dalam Tim Nasional Sepak Bola Prancis Oleh Partai National Rally
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Rifki Al Faris
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Prancis termasuk salah satu negara yang memiliki prestasi gemilang dalam dunia sepak bola internasional. Terakhir kali mereka meraih gelar juara Piala Dunia adalah pada tahun 2018, ketika turnamen tersebut digelar di Rusia. Sebagian dari pemain asing yang berlaga di liga sepak bola juga berasal dari kelompok pemain diaspora, yakni individu yang secara geografis tinggal di luar negara asalnya, baik secara simbolis maupun secara permanen. Meski begitu, Di Prancis, keberadaan pemain diaspora juga tidak lepas dari penolakan, terutama dari kelompok sayap kanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan penolakan dari Partai National Rally terhadap keberadaan pemain diaspora di Tim Nasional Prancis yang dilakukan dalam berbagai macam jenis rasisme seperti politik identitas dan juga Sejarah Kolonialisme. Penelitian ini juga menggunakan jenis penelitian deskriptif, sumber data sekunder, teknik pengumpulan data library research, dan teknik analisis data kualitatif yang akan menjawab rumusan masalah.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pemain diaspora, Partai National Rally, Perancis, Rasisme.
  • NIM: 2102046049
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Yuniarti, S.IP, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Ejournal Muhammad Rifki Al Faris (08-07-25-04-42-06).pdf (467 kB)

IMPLEMENTASI KERJA SAMA CISA DAN CSA DALAM MENANGANI ANCAMAN SIBER TAHUN 2019-2022 (Farras Putri Nabila)

Submitted by: Nabila, Farras
On: Aug 7, 2025 @ 3:40 AM
IP: 182.8.162.22

  • Judul artikel eJournal: IMPLEMENTASI KERJA SAMA CISA DAN CSA DALAM MENANGANI ANCAMAN SIBER TAHUN 2019-2022
  • Pengarang (nama mhs): Farras Putri Nabila
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini membahas implementasi kerja sama antara Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) dari Amerika Serikat dan Cyber Security Agency (CSA) dari Singapura dalam merespons ancaman siber selama periode 2019-2022. Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh peningkatan serangan siber lintas negara, seperti phishing dan ransomware, yang mengancam infrastruktur digital dan keamanan informasi nasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-eksplanatif serta memanfaatkan data sekunder dari dokumen resmi, laporan lembaga, dan literatur akademik. Dengan menggunakan teori keamanan non-tradisional dari Copenhagen School, penelitian ini menganalisis bagaimana isu siber dikonstruksikan sebagai ancaman eksistensial yang membutuhkan respons luar biasa. Di sisi lain, konsep cybersecurity digunakan untuk menjelaskan jenis serangan serta strategi pertahanan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama CISA-CSA diwujudkan melalui pertukaran informasi teknis, pelatihan bersama, dan peningkatan kapasitas SDM di bidang keamanan digital. Kolaborasi ini memperkuat ketahanan digital nasional serta mempercepat penanganan insiden, meskipun terkendala oleh perbedaan regulasi dan isu sensitivitas data. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan keamanan non-tradisional dan kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): CISA, CSA, Ancaman Siber.
  • NIM: 1802045031
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2018
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Frentika Wahyu R, S.IP., M.A
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Farras Putri Nabila (1802045031) (08-07-25-03-40-29).pdf (229 kB)

Dukungan The Body Shop dalam Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia (Nur Divayanti Ananta)

Submitted by: Divayanti, Nur
On: Jul 31, 2025 @ 6:47 AM
IP: 182.8.161.42

  • Judul artikel eJournal: Dukungan The Body Shop dalam Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia
  • Pengarang (nama mhs): Nur Divayanti Ananta
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk dukungan yang diberikan oleh The Body Shop dalam upaya menghapus kekerasan seksual di Indonesia melalui perspektif ethics of care dari Carol Gilligan. The Body Shop dianalisis sebagai perusahaan multinasional (MNC) yang terlibat dalam advokasi sosial, khususnya dalam menanggapi keterbatasan lembaga negara seperti Komnas Perempuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kekerasan seksual di Indonesia dan belum memadainya regulasi yang ada untuk menjamin keadilan bagi para korban. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis, data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber yang relevan. Berlandaskan feminisme etis dari Carol Gilligan, studi ini menyoroti tiga indikator utama: (1) ethics of care, (2) respons kontekstual, dan (3) tanggung jawab relasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa The Body Shop menunjukkan ethics of care melalui kampanye edukatif, webinar, sesi pelatihan, dan penerbitan buku anak yang bersifat edukatif. Tanggung jawab relasional tercermin dalam inisiatif seperti program “Stop Kekerasan Seksual”, aksi “Demo dalam Diam”, dan penandatanganan petisi untuk mendukung pengesahan Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Respons kontekstual ditunjukkan melalui edukasi di media sosial, program kampus, instalasi seni sepatu, serta partisipasi dalam rapat dengar pendapat umum di DPR RI. Studi ini menyimpulkan bahwa dukungan The Body Shop bersifat konsisten dan sejalan dengan nilai-nilai inti feminisme etis, yang menekankan empati, hubungan sosial, serta kepekaan terhadap pengalaman hidup perempuan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): The Body Shop, Kekerasan Seksual, Feminisme Etis, Etika Kepedulian, RUU PKS
  • NIM: 2002046107
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Yayuk Anggraini, S.I.P, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Final eJournalHI_Nur Divayanti (07-31-25-06-47-30).pdf (278 kB)

RESPON TIONGKOK TERHADAP KERJA SAMA MILITER TAIWAN DAN AMERIKA SERIKAT TAHUN 2016-2023 (Muhammad Nizam Ihsan Fadil)

Submitted by: Ihsan Fadil, Muhammad Nizam
On: Jul 31, 2025 @ 1:26 AM
IP: 182.8.182.54

  • Judul artikel eJournal: RESPON TIONGKOK TERHADAP KERJA SAMA MILITER TAIWAN DAN AMERIKA SERIKAT TAHUN 2016-2023
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Nizam Ihsan Fadil
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): The conflict between China and Taiwan has been going on for a long time. For decades, China has always rejected all efforts for Taiwanese independence. Pressure continues to come from China in the form of reunification efforts followed by its one China policy, making Taiwan need allies to protect its national security. Taiwan’s needs are directly proportional to the interests of the US which wants to reduce the influence of communism in the Asia Pacific region. Therefore, over time, Taiwan and the US have established military cooperation to strengthen Taiwan’s national defense to face all forms of threats and aggression from China. However, China responded to this because the actions taken by Taiwan and the US were considered to have violated China’s sovereignty values. This research is qualitative research with descriptive research methods, then the data collection technique is carried out by means of literature review with secondary data sources, namely through books, journals and also the internet. The concepts used in this research are national security, deterrence, and security dilemma to assess China’s r
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): China, Taiwan, United States, Military Cooperation, One China Policy
  • NIM: 1902046040
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sonny Sudiar, S.IP., M.A
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 12
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 1902046040_M Nizam Ihsan fadil_EJOURNAL 2024 (07-31-25-01-26-05).pdf (347 kB)

Intervensi Amerika Serikat Dalam Konflik Israel-Palestina Tahun 2023-2024 (Gibson Manuel Sigalingging)

Submitted by: Manuel, Gibson
On: Jul 30, 2025 @ 9:21 AM
IP: 180.248.212.121

  • Judul artikel eJournal: Intervensi Amerika Serikat Dalam Konflik Israel-Palestina Tahun 2023-2024
  • Pengarang (nama mhs): Gibson Manuel Sigalingging
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Konflik Israel-Palestina pada 7 Oktober 2023 merupakan sebuah babak baru dari konflik yang telah lama terjadi antar kedua negara tersebut. Memanasnya konflik disebabkan oleh serangan dadakan yang dilakukan hamas dan direspon oleh pernyataan perang oleh Israel. Memanasnya konflik menyebabkan beberapa negara asing dan kelompok bersenjata yang turut terlibat dalam konflik sehingga mengakibatkan konflik berkembang dari yang awalnya bersifat intrastate menjadi konflik interstate. Adanya keterlibatan Amerika Serikat disebabkan oleh adanya kepentingan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sehingga mendorong Amerika Serikat untuk melakukan intervensi baik secara militer, non-militer maupun diplomatik. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis data library research yang akan dikumpulkan melalui sumber data sekunder. Penelitian ini akan menggunakan konsep intervensi dari K.J Holsti dengan berfokus pada bentuk-bentuk intervensi Amerika Serikat secara militer, non-militer dan diplomatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk intervensi yang dilakukan oleh Amerika Serikat selama konflik kembali memanas di 7 Oktober 2023 seperti memberikan bantuan pendanaan militer dan pengerahan militer ke wilayah konflik, memberikan kritikan serta sanksi kepada negara-negara yang tidak mendukung Israel hingga melakukan veto berulang dalam forum DK PBB yang membahas mengenai draft resolusi perdamaian untuk kedua negara.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Intervensi Militer, Non-Militer, Diplomatik, AS, Konflik Israel-Palestina
  • NIM: 2102046023
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Yuniarti
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 2102046023_Gibson Manuel Sigalingging_Jurnal Skripsi (07-30-25-09-21-47).pdf (588 kB)

Perlawanan Gerakan Perempuan Iran Terhadap Pemerintah Pasca Kematian Mahsa Amini (Muliya Hutami)

Submitted by: ,
On: Jul 30, 2025 @ 3:46 AM
IP: 140.213.10.51

  • Judul artikel eJournal: Perlawanan Gerakan Perempuan Iran Terhadap Pemerintah Pasca Kematian Mahsa Amini
  • Pengarang (nama mhs): Muliya Hutami
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Artikel ini membahas perlawanan gerakan perempuan Iran dalam melawan aturan wajib jilbab (compulsory hijab) yang disebabkan atas pengawasan pelaksanaan yang buruk oleh Polisi Moral. Puncaknya pada paska kematian Mahsa Amini ditahun 2022. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan konsep Civil Rights Movement dari Doug McAdam. Hasil penelitian menunjukkan pasca kematian Mahsa Amini, terjadi perlawanan perempuan yang sporadis dan bersifat insidental dari kendaraan informal dari universitas dan gerakan sebelumnya. Universitas menjadi wadah untuk mahasiswa dalam berfikir kritis terhadap kebijakan pemerintah tanpa takut adanya upaya ikut campur dari pihak luar dan gerakan sebelumnya berperan untuk membuka jalan terhadap ide dan nilai-nilai pemahaman keadilan perempuan. Nilai yang disampaikan melalui pemanfaatan media massa memperlihatkan kondisi ketidakadilan perempuan sehingga menimbulkan simpati. Muncullah desakan dari berbagai negara dan organisasi internasional. Terbentuklah solidaritas perempuan Iran yang muncul dari segala lapisan masyarakat baik nasional hingga internasional sehingga terganggunya pemerintah atas berbagai tindakan kolektif gerakan perempuan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Jilbab Wajib, Polisi Moral Iran, Gerakan Hak-Hak Sipil.
  • NIM: 2002046068
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Tendy S.Sos., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal_Muliya Hutami_HI2020_2025 (07-30-25-03-46-37).pdf (443 kB)

Peran Greenpeace Dalam Menghadapi dampak Food Estate di Kalimantan Tengah 2020 (Jodhi Aulia Rahman)

Submitted by: Aulia Rahman, Jodhi
On: Jul 29, 2025 @ 4:43 AM
IP: 36.82.193.132

  • Judul artikel eJournal: Peran Greenpeace Dalam Menghadapi dampak Food Estate di Kalimantan Tengah 2020
  • Pengarang (nama mhs): Jodhi Aulia Rahman
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Program Food Estate merupakan proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia sebagai solusi terhadap ancaman krisis pangan, terutama di masa pandemi COVID-19. Namun, implementasinya di Kalimantan Tengah justru memunculkan berbagai permasalahan lingkungan dan sosial, seperti deforestasi, degradasi lahan gambut, konflik lahan, dan marginalisasi masyarakat adat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Greenpeace sebagai aktor transnasional dalam menghadapi dampak negatif dari program tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan konsep Transnational Advocacy Network (TAN) oleh Keck & Sikkink, penelitian ini menunjukkan bahwa Greenpeace menjalankan advokasinya melalui taktik information politics, symbolic politics, dan leverage politics. Melalui investigasi lapangan, kampanye media, serta kerja sama dengan organisasi lokal dan internasional, Greenpeace berhasil mengangkat isu lokal ke tingkat global. Temuan ini menunjukkan bahwa NGO seperti Greenpeace memiliki peran strategis dalam mendorong akuntabilitas kebijakan pembangunan dan memperjuangkan keadilan ekologis dan sosial bagi masyarakat terdampak.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Greenpeace, Food Estate, Kalimantan Tengah, Transnational Advocacy Network,
  • NIM: 1802045023
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2018
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Tendy, S.Sos, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 1802045023 jurnal Jodhi Aulia Rahman final (07-29-25-04-43-28).pdf (246 kB)

Kerja Sama Perdagangan Ekuador Dan Islandia Untuk Komoditi Buah-Buahan Dalam Kerangka CEPA (Farid Fahlevi)

Submitted by: fahlevi, farid
On: Jul 24, 2025 @ 7:56 AM
IP: 103.160.150.57

  • Judul artikel eJournal: Kerja Sama Perdagangan Ekuador Dan Islandia Untuk Komoditi Buah-Buahan Dalam Kerangka CEPA
  • Pengarang (nama mhs): Farid Fahlevi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini membahas kerja sama perdagangan antara Ekuador dan Islandia dalam komoditi buahbuahan melalui kerangka Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang disepakati antara European Free Trade Association (EFTA) dan Ekuador pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip Perjanjian Kemitraan Ekonomi dalam hubungan dagang kedua negara, khususnya pada komoditas buah tropis yang menjadi unggulan Ekuador. Dengan jenis penelitian deskriptif, menggunakan jenis data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah telaah pustaka (library research). Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif. Teori yang digunakan adalah konsep Perjanjian Kemitraan Ekonomi dengan 6 prinsip untuk menganalisis CEPA, yaitu: liberalisasi perdagangan, fokus pembangunan, resiprositas, kerja sama teknis dan bantuan pembangunan, penyelesaian sengketa, serta promosi investasi. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa kerja sama perdagangan buah antara Ekuador dan Islandia telah berjalan dengan baik dalam kerangka CEPA. Terdapat bukti peningkatan nilai perdagangan buah dari Ekuador ke Islandia setelah berlakunya CEPA, adapun pelaksanaan kerja sama teknis melalui program pembangunan pertanian tropis, serta perlindungan dan promosi investasi oleh negara-negara EFTA. Prinsip-prinsip CEPA yang dianalisis terbukti diimplementasikan secara nyata dan memberikan dampak positif bagi kedua negara, khususnya dalam memperkuat integrasi Ekuador ke dalam pasar internasional dan memperluas akses pasar bagi produk buah tropis.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): CEPA, EFTA, Ekuador, Kerjasama internasional, Perdagangan Buah
  • NIM: 1802045087
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2018
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Enny Fathurachmi, S.IP, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal fiks Farid Fahlevi 1802045087 (07-24-25-07-56-16).pdf (286 kB)

Upaya Rusia Meningkatkan Citra Melalui Konferensi Tingkat Tinggi Rusia Afrika 2023 (Fatih Azri Al-Hasani)

Submitted by: Al-Hasani, Fatih Azri
On: Jul 24, 2025 @ 4:03 AM
IP: 172.17.4.91

  • Judul artikel eJournal: Upaya Rusia Meningkatkan Citra Melalui Konferensi Tingkat Tinggi Rusia Afrika 2023
  • Pengarang (nama mhs): Fatih Azri Al-Hasani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini mengkaji strategi Rusia dalam membentuk citra positif di Afrika melalui penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-Afrika 2023. KTT ini menjadi bagian dari kebijakan luar negeri Rusia dalam memperluas hubungan strategis dengan negara-negara Afrika, terutama di tengah tekanan geopolitik akibat invasi ke Ukraina dan sanksi dari negara-negara Barat. Dalam forum ini, Rusia membangun narasi sebagai kekuatan non-kolonial yang setara dan peduli terhadap pembangunan Afrika, dengan menawarkan kerja sama di berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, teknologi, serta bantuan kemanusiaan dan pangan. Penelitian ini menggunakan teori citra dari Herrmann untuk menganalisis bagaimana tindakan Rusia merefleksikan perilaku strategis guna membentuk persepsi yang menguntungkan di mata publik dan elite Afrika. Konsep bantuan prestise dari Hans Morgenthau turut digunakan untuk menyoroti dimensi simbolik dari bantuan luar negeri Rusia sebagai sarana peningkatan status politik internasional. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa KTT 2023 dimanfaatkan sebagai panggung simbolik dan diplomatik oleh Rusia untuk memperluas jejaring mitra institusional dan memperkuat legitimasi globalnya dalam konteks dunia yang semakin multipolar.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Rusia, Afrika, Citra, KTT Rusia Afrika 2023, Foreign Aid.
  • NIM: 2102046027
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Tendy, S.Sos., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 13
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Fatih Azri Al-Hasani_Jurnal Skripsi (07-24-25-04-03-17).pdf (187 kB)