PEMBINGKAIAN ISU PELANGGARAN HAM DI PAPUA OLEH MEDIA INTERNASIONAL (Meylinda wamafma)

Submitted by: wamafma, Meylinda
On: Jul 7, 2026 @ 5:35 AM
IP: 10.1.8.112

  • Judul artikel eJournal: PEMBINGKAIAN ISU PELANGGARAN HAM DI PAPUA OLEH MEDIA INTERNASIONAL
  • Pengarang (nama mhs): Meylinda wamafma
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemberitaan media internasional membingkai isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua dan bagaimana framing tersebut memengaruhi pendapat atau membentuk opini masyarakat internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis framing terhadap berbagai pemberitaan dari media internasional seperti; BBC, Reuters, The Guardian, Al Jazeera, dan Associatian Press. Data pemberitaan di kombinasikan dengan laporan Lembaga HAM internasional serta respons diplomatik negara-negara terkait untuk melihat hubungan antara konstruksi media dan persepsi publik global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media internasional secara konsisten menyoroti kekerasan aparat, pembatasan kebebasan pers, serta diskriminasi struktur di Papua, sehingga menghasilkan framing yang cenderung kritis terhadap pemerintah Indonesia. Framing ini memengaruhi pembentukan opini internasional, yang pada akhirnya mendorong perhatian global, tekanan normatif, serta respons diplomatik dari sejumlah aktor internasional, termasuk PBB dan negara-negara Melanesia atau Pasifik. Temuan ini menegaskan bahwa pemberitaan media internasional tidak hanya membentuk persepsi publik global, tetapi juga berkontribusi pada dinamika politik luar negeri dan reputasi internasional Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan transparansi informasi, penguatan mekanisme HAM, serta strategi komunikasi publik yang lebih efektif untuk mengurangi kesenjangan narasi antara pemerintah dan komunitas internasional.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pembingkaian isu Ham, Opini Publik Internasional, Pelanggaran Ham, Diplomasi.
  • NIM: 1902046084
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sonny Sudiar, S.IP., MA
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Ejournal Meylinda HI (07-07-26-05-35-27).pdf (379 kB)

Tingkat Kepatuhan Indonesia Terhadap Bilateral Investment Treaty Dengan Singapura Di Masa Pandemi Covid-19 (Eleanor Mirna Massolo)

Submitted by: Massolo, Eleanor
On: Jul 7, 2026 @ 3:26 AM
IP: 36.85.36.83

  • Judul artikel eJournal: Tingkat Kepatuhan Indonesia Terhadap Bilateral Investment Treaty Dengan Singapura Di Masa Pandemi Covid-19
  • Pengarang (nama mhs): Eleanor Mirna Massolo
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan Indonesia terhadap Bilateral Investment Treaty (BIT) dengan Singapura di masa pandemi Covid-19, dengan berfokus pada Chapter II Article 3 tentang Treatment of Investment. BIT Indonesia-Singapura yang ditandatangani tahun 2018 dan diratifikasi pada tahun 2021 ini penting untuk dikaji karena bersamaan dengan upaya pemulihan ekonomi nasional yang terdampak resesi akibat pandemi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data sekunder, serta menggunakan teori kepatuhan (compliance theory), khususnya indikator kepatuhan Ronald B. Mitchell (outputs, outcomes, impact) dan tiga metode pendorong kepatuhan dari Chayes & Chayes (transparency, dispute settlement, capacity building). Hasil penelitian adalah Indonesia menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap BIT, melalui ratifikasi Perpres No. 97 Tahun 2020, penerbitan UU Cipta Kerja No 11 Tahun 2020 dan Perpres No. 5 Tahun 2021, serta peluncuran sistem OSS-RBA. Kepatuhan Indonesia juga tercermin dari pemanfaatan klausul right to regulate, konsistensi dalam menjamin transfer of assets, efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa, serta pemanfaatan klausul pengecualian government procurement secara sah tanpa melanggar kewajiban perjanjian. Tingginya kepatuhan Indonesia ini turut berdampak positif pada peningkatan realisasi investasi Singapura di Indonesia selama tahun 2021–2022 serta fakta bahwa tidak ada sengketa investasi terkait perjanjian ini yang tercatat di forum arbitrase internasional selama pandemi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kepatuhan, Bilateral Investment Treaty (BIT), Indonesia, Singapura, Covid-19
  • NIM: 1902046015
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sonny Sudiar, S.IP, MA
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): e-Journal Eleanor_1902046015 (07-07-26-03-26-58).pdf (361 kB)

Black Campaign dalam Pemilu Amerika Serikat 2024 Studi Kasus Pencalonan Kamala Harris (Kasih Ananda Restiani)

Submitted by: ,
On: Jun 19, 2026 @ 7:09 AM
IP: 182.8.182.116

  • Judul artikel eJournal: Black Campaign dalam Pemilu Amerika Serikat 2024 Studi Kasus Pencalonan Kamala Harris
  • Pengarang (nama mhs): Kasih Ananda Restiani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menganalisis pola black campaign yang menggunakan rasisme dan seksisme sebagai alat untuk menyerang Kamala Harris kandidat calon presiden dari Partai Demokrat pada pemilu Amerika Serikat 2024. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pola serangan black campaign dari Donald Trump dan pendukungnya serta dampaknya terhadap citra Kamala Harris. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data sekunder dari jurnal, artikel berita, dan konten media sosial seperti X (Twitter), analisis dilakukan melalui pengkajian dokumen dan konten untuk mengidentifikasi penggunan stereotip rasial serta gender dalam black campaign. Penelitian menunjukkan bahwa black campaign terhadap Harris melibatkan tuduhan rasisme dan pertanyaan identitas ras, serta serangan seksisme seperti kritik cara berekspresi, penggambaran karakter buruk, dan stereotip yang merendahkan perempuan. Black campaign dalam pemilu terhadap perempuan dapat menyerang pribadi, merusak citra, dan merusak persaingan politik yang sehat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Black campaign, rasisme, seksisme, Kamala Harris, Pemilu AS 2024.
  • NIM: 2202046027
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Rizki Septin Amalia, M.Sos
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Kasih Ananda Restiani (file jurnal) (06-19-26-07-09-04).pdf (404 kB)

Strategi Rusia–China dalam menghadapi Dominasi Dolar Amerika Serikat 2014 – 2020 (Zhafira Shifahana)

Submitted by: Shifahana, Zhafira
On: Jun 8, 2026 @ 8:09 AM
IP: 103.47.134.44

  • Judul artikel eJournal: Strategi Rusia–China dalam menghadapi Dominasi Dolar Amerika Serikat 2014 – 2020
  • Pengarang (nama mhs): Zhafira Shifahana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi Rusia dan China dalam menghadapi dominasi dolar Amerika Serikat pada periode 2014–2020. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari studi pustaka, dokumen resmi, laporan lembaga keuangan internasional, jurnal ilmiah, dan sumber daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dedolarisasi Rusia–China dilakukan melalui dua strategi utama, yaitu Go It Alone dan Reform the Status Quo. Strategi Go It Alone diwujudkan melalui pembangunan institusi dan infrastruktur keuangan alternatif seperti New Development Bank (NDB), SPFS, CIPS, dan integrasi sistem pembayaran Mir–UnionPay. Sementara itu, strategi Reform the Status Quo dilakukan melalui reformasi IMF, diversifikasi cadangan devisa, serta peningkatan penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan bilateral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi dedolarisasi Rusia–China pada periode ini lebih bisa berfungsi sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi dan mengurangi kerentanan terhadap tekanan eksternal dibandingkan sebagai upaya menggantikan dominasi dolar AS dalam sistem keuangan internasional.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Dedolarisasi, Rusia, China, Dolar AS, Sistem Keuangan Internasional
  • NIM: 2102046024
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Tendy, S.Sos., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 2102046024_Zhafira Shifahana (06-08-26-08-09-18).pdf (293 kB)

PERAN ASEAN DALAM KASUS WOMAN AND CHILD TRAFFICKING DI THAILAND – MYANMAR PADA TAHUN 2022 – 2024 (Amelia Yulia Antika)

Submitted by: ,
On: Jun 3, 2026 @ 2:32 AM
IP: 182.8.183.118

  • Judul artikel eJournal: PERAN ASEAN DALAM KASUS WOMAN AND CHILD TRAFFICKING DI THAILAND – MYANMAR PADA TAHUN 2022 – 2024
  • Pengarang (nama mhs): Amelia Yulia Antika
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Perdagangan perempuan dan anak (woman and child trafficking) merupakan kejahatan transnasional yang masih marak terjadi di wilayah perbatasan Thailand–Myanmar pada periode 2022–2024. Ketimpangan ekonomi, arus migrasi ilegal, serta instabilitas politik Myanmar pasca kudeta 2021 meningkatkan kerentanan korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dalam menangani kasus tersebut melalui ASEAN Convention Against Trafficking in Persons, Especially Women and Children (ACTIP). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan konsep peran organisasi internasional Clive Archer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN berperan sebagai instrumen dan arena kerja sama regional, namun implementasinya masih terbatas karena bergantung pada kondisi domestik negara anggota, khususnya Myanmar.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): ASEAN, woman and child trafficking, Thailand–Myanmar, ACTIP.
  • NIM: 2202046080
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Melati Ning Maghfiroh
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Amelia Yulia Antika – 2202046080. fixc- (1) (06-03-26-02-32-58).pdf (770 kB)

RESPON INDIA TERHADAP PENGEMBANGAN DESA XIAOKANG DI TIBET SELATAN OLEH REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK PADA TAHUN 2022-2024 (Syabella Rahema)

Submitted by: ,
On: May 14, 2026 @ 5:28 AM
IP: 125.167.209.183

  • Judul artikel eJournal: RESPON INDIA TERHADAP PENGEMBANGAN DESA XIAOKANG DI TIBET SELATAN OLEH REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK PADA TAHUN 2022-2024
  • Pengarang (nama mhs): Syabella Rahema
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menganalisis respon India terhadap pembangunan Desa Xiaokang (RRT) pada periode 2022 hingga 2024, dalam konteks sengketa perbatasan yang sedang berlangsung antara kedua negara. Pembangunan Desa Xiaokang dipahami sebagai bagian dari strategi salami slicing Tiongkok untuk memperkuat kontrol teritorialnya melalui pembangunan infrastruktur sipil dengan fungsi ganda (sipil-militer) yang potensial, sehingga menciptakan fakta baru di lapangan tanpa memicu konflik terbuka langsung yang baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian penelitian kepustakaan dan analisis konten, serta menerapkan kerangka teoritis deterrence by denial dan model aktor rasional untuk menjelaskan perilaku kebijakan India. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa respon India terhadap strategi “salami slicing” Tiongkok adalah mempercepat pembangunan infrastruktur perbatasan, memperkuat postur militernya, dan mengejar upaya diplomatik yang terukur. Langkah-langkah ini dianalisis melalui proses pengambilan keputusan. yang dipicu oleh respon India terhadap kebijakan Tiongkok. Dari perspektif pengambilan keputusan, kebijakan India mencerminkan perhitungan rasional yang mempertimbangkan risiko geopolitik, asimetri kekuatan, dan pentingnya stabilitas regional. Studi ini juga menemukan bahwa persaingan India-Tiongkok di sepanjang perbatasan telah bergeser ke bentuk kontestasi non-konvensional yang mengintegrasikan dimensi sipil, militer, dan kebijakan domestik. Temuan ini juga memberikan pelajaran penting bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, dalam merumuskan strategi pengelolaan dan pertahanan perbatasan yang adaptif dan berkelanjutan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Desa Xiaokang, salami slicing, deterrence by denial, perbatasan Ind
  • NIM: 2202046088
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Dadang Ilham Kurniawan Mujiono
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal_hi_Syabella Rahema_ (05-14-26-05-28-34).pdf (248 kB)

PERAN UNHCR DALAM MENANGANI PENGUNGSI AFGHANISTAN DI PAKISTAN TAHUN 2021-2025 (Garda Puspita Ningrum)

Submitted by: ,
On: Apr 22, 2026 @ 12:30 PM
IP: 125.160.112.229

  • Judul artikel eJournal: PERAN UNHCR DALAM MENANGANI PENGUNGSI AFGHANISTAN DI PAKISTAN TAHUN 2021-2025
  • Pengarang (nama mhs): Garda Puspita Ningrum
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pada tahun 2021 terjadi pengambilalihan kekuasaan negara Afghanistan oleh Taliban yang menyebabkan kerusakan infratruktur dan kekhawatiran akan pemerintahan taliban yang menyebabkan trauma akan kekuasaan sebelumnya. Hal ini menyebabkan ketakutan dan rasa tidak aman yang menyebabkan warga Afghanistan mengungsi ke negara tetangga salah satunya Pakistan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran UNHCR dalam menangani pengungsi Afghanistan di Pakistan. Penelitian ini menggunakan teori organisasi internasional dan konsep pengungsi, untuk metode penelitian milik penulis menggunakan metode deskripstif dengan jenis data sekunder serta untuk teknis analisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa UNHCR berperan melalui 3 peran organisasi internasional yang mana UNHCR sebagai Instrumen bertindak sebagai alat digunakan negara melalui pendataan dan repatriasi pengungsi. Sebagai arena, UNHCR melakukan koordinasi dengan lembaga lain terkait pemenuhan hak hak dasar pengungsi, memberikan bantuan operasional langsung dan melalui program kemandirian pengungsi melalui program Pakistan Poverty Allevieation Fund. Sebagai Aktor, UNHCR melakukan himbauan non return advisiory. Dalam menangani pengungsi Afghanistan di Pakistan peran UNHCR sangat penting dalam sistem internasional, meskipun efektifitas dari implementasi kegiatannya tetap bergantung kepada komitmen Pakistan dan koordinator antar aktor nasional.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pengungsi Afghanistan, UNHCR, Pakistan
  • NIM: 2002046070
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Chairul Aftah, S.IP., MIA
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Hubungan Internasional_Garda Puspita Ningrum_2002046070 (04-22-26-12-30-54).pdf (480 kB)

Implementasi Work Holiday Visa (WHV) Setelah Penandatanganan Perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) (Frisca Noorliana Putri)

Submitted by: Putri, Frisca
On: Apr 17, 2026 @ 7:39 AM
IP: 182.253.164.241

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Work Holiday Visa (WHV) Setelah Penandatanganan Perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA)
  • Pengarang (nama mhs): Frisca Noorliana Putri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menganalisis implementasi Work and Holiday Visa (WHV) dalam kerangka Indonesia–Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) sebagai bagian dari dinamika kerja sama antara Indonesia dan Australia. IA-CEPA memperluas kerja sama bilateral tidak hanya pada liberalisasi perdagangan dan investasi, tetapi juga pada pergerakan orang (movement of natural persons). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan studi dokumen terhadap perjanjian resmi, laporan pemerintah, serta literatur akademik. Analisis dilakukan menggunakan perspektif liberalisme institusional untuk menjelaskan peran institusi dalam mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan stabilitas kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IA-CEPA menyediakan kerangka normatif yang memperkuat kepastian regulasi dan peningkatan kuota WHV. Namun, efektivitas implementasinya tetap dipengaruhi oleh faktor domestik dan dinamika eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa institusi bilateral berperan dalam mengelola interdependensi, tetapi keberhasilannya bergantung pada konsistensi kebijakan di tingkat operasional.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): IA-CEPA, Work Holiday Visa, liberalisme institusional, mobilitas tenaga kerja
  • NIM: 2102046072
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Chairul Aftah, S.IP, MIA
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Hubungan Internasional_Frisca Noorliana Putri_2102046072 (04-17-26-07-39-06).pdf (336 kB)

ANALISIS STRATEGI UNI EROPA DALAM MELAKUKAN KERJASAMA ENERGI TRANSLANTIK DENGAN AMERIKA SERIKAT MELALUI INISIATIF REPOWEREU 2022-2024 (Tania Melanie Putri)

Submitted by: Putri, Tania Melanie
On: Mar 3, 2026 @ 5:28 PM
IP: 125.160.115.153

  • Judul artikel eJournal: ANALISIS STRATEGI UNI EROPA DALAM MELAKUKAN KERJASAMA ENERGI TRANSLANTIK DENGAN AMERIKA SERIKAT MELALUI INISIATIF REPOWEREU 2022-2024
  • Pengarang (nama mhs): Tania Melanie Putri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Uni Eropa dalam menjalin kerja sama energi dengan Amerika Serikat melalui inisiatif REPowerEU pada periode 2022–2024. REPowerEU diluncurkan oleh Uni Eropa sebagai respons terhadap krisis energi yang dipicu oleh konflik Rusia– Ukraina dan ketergantungan kawasan terhadap energi fosil Rusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap dokumen resmi Uni Eropa, laporan lembaga internasional, serta literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Uni Eropa berfokus pada diversifikasi pasokan energi, peningkatan impor liquefied natural gas (LNG) dari Amerika Serikat, percepatan pengembangan energi terbarukan, serta penguatan infrastruktur dan integrasi pasar energi kawasan. Kerja sama transatlantik ini tidak hanya berfungsi sebagai respons jangka pendek terhadap krisis, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat keamanan energi, meningkatkan ketahanan ekonomi, dan memperkokoh posisi geopolitik Uni Eropa dalam sistem internasional. Dengan demikian, REPowerEU menjadi instrumen strategis dalam mendorong transformasi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan dan resilien.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kata Kunci: Uni Eropa, REPowerEU, Kerja Sama Energi Transatlantik, Amerika Serik
  • NIM: 2202046029
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Carolina Irene Andalia
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): ejournal Tania Melanie Putri_2202046029_HI (03-03-26-05-28-41).pdf (436 kB)

KEPENTINGAN RUSIA DALAM MENERAPKAN TAX MONEUVRE 2019 (Sentiawati Ibrotul Umi)

Submitted by: Umi, Sentiawati
On: Mar 3, 2026 @ 4:15 AM
IP: 103.111.136.250

  • Judul artikel eJournal: KEPENTINGAN RUSIA DALAM MENERAPKAN TAX MONEUVRE 2019
  • Pengarang (nama mhs): Sentiawati Ibrotul Umi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Kebijakan tax manoeuvre yang diterapkan Rusia pada tahun 2019 merupakan bagian dari reformasi fiskal di sektor energi yang dilakukan melalui penurunan bea ekspor minyak secara bertahap dan peningkatan pajak ekstraksi mineral. Reformasi ini dilakukan sebagai respons terhadap fluktuasi harga minyak global, tekanan ekonomi internasional, serta kebutuhan pemerintah Rusia untuk menjaga stabilitas penerimaan negara. Perubahan struktur perpajakan tersebut tidak hanya berdampak pada perekonomian domestik Rusia, tetapi juga mempengaruhi hubungan ekonomi dengan negara mitra, khususnya Belarusia yang sebelumnya memperoleh keuntungan dari mekanisme harga energi preferensial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data library research yang dikumpulkan melalui sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan kerangka Foreign Policy Decision Making dari William D. Coplin dengan berfokus pada faktor politik domestik, kepentingan ekonomi, serta konteks internasional yang mempengaruhi pengambilan kebijakan Rusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tax manoeuvre tidak semata-mata bertujuan meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga sebagai strategi untuk menjaga stabilitas fiskal, memperkuat kontrol negara terhadap sektor energi, serta mempertahankan pengaruh ekonomi dan politik Rusia di kawasan, khususnya dalam hubungannya dengan Belarusia.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Rusia, Tax Manoeuvre, Pajak Ekstraksi Mineral, Kepentingan Nasional, Energi.
  • NIM: 2202046021
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Hubungan Internasional
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Tendy, S.Sos., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Hubungan Internasional
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL_SENTIAWATI IBROTUL UMI_2202046021 (03-03-26-04-15-07).pdf (324 kB)